Berita

May 27, 2019

Jokowi hopes to meet Prabowo to ease tensions

Incumbent President and 2019 presidential election winner Joko “Jokowi” Widodo has again conveyed his hope to meet with rival Prabowo Subianto in a bid to ease post-election tensions and show the people at the grass roots that the “political elites are getting along well”.

Tensions surrounding the presidential election result, which confirmed Jokowi’s victory, recently escalated into protests that turned into full-fledged riots in Central Jakarta, killing at least eight people and injuring many others.

Jokowi confirmed on Friday that Vice President Jusuf Kalla had held a meeting with Prabowo on Thursday, which he said was initiated by Kalla and himself. The President claimed he did not yet know the subject of discussion between Prabowo and Kalla.

“Since after voting day I have conveyed our hope to engage [with Prabowo], but there has been no [opportunity] to meet until today,” Jokowi told journalists on Friday.

The President said that a meeting between him and Prabowo would be seen positively by the people and be able “to cool things down” since it could send signals that there was no problem among the political elites of the country.

“If the elites are harmonious and are getting along well, the people will also stay cool and calm,” Jokowi added.

The General Elections Commission (KPU) named Jokowi and running mate Ma’ruf Amin the winners of the 2019 presidential election earlier this week. Prabowo and running mate Sandiaga Uno, however, have decided to challenge the election result at the Constitutional Court.

Berita
October 26, 2018

Universitas Negeri Padang Akan Anugerahkan Dr Hc ke Anwar Ibrahim

MCNews.ID, Kuala Lumpur – Universitas Negeri Padang akan menganugerahkan gelar kehormatan doktor honoris causa bidang politik pendidikan dalam program studi ilmu pendidikan kepada tokoh Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim pada Senin (29/10) jam 09.00 pagi di auditorium kampus setempat.

Ketua Perwakilan Gubernur Sumatera Barat dan Universitas Negeri Padang di Malaysia, Prof Dato Sri Dr. Alex Ong di Kuala Lumpur, Rabu (24/10), mengatakan pemberian gelar ini untuk menghargai ketokohan beliau, meningkatkan hubungan antara Malaysia dan Sumatera Barat khususnya dalam bidang pendidikan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi se-Sumatera Barat.

“Bukan itu saja banyak orang Minang memang ingin kenal dengan lebih dekat dengan Anwar Ibrahim karena selama ini hanya melihat dalam televisi dan media saja. Ternyata kunjungan Dato Seri Anwar Ibrahim ke ranah Minang adalah merupakan kali pertama dan sangat diharapkan oleh warna Minangkabau,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat, Prof Dato Seri Dr. Irwan Prayitno menunggu kehadiran rombongan Dato Seri Anwar Ibrahim ke ranah Minang.

“Pemerintah Sumatera Barat sedang membuat persiapan yang baik untuk menyambut kedatangan Dato Seri Anwar Ibrahim dan rombongan dengan beberapa jadwal yang telah disiapkan termasuk menyambut dengan tarian kebudayaan dan juga menyusun tempat-tempat kunjungan beliau,” katanya.

Sehingga, ujar dia, Datuk Seri Anwar Ibrahim dapat melihat sebagian budaya serta sejarah Minang di beberapa titik wisata dan sejarah yakni di Istana Basa Pagaruyung, Istana Bung Hatta di Bukit Tinggi dan rumah puisi Taufiq Ismail dan beberapa objek wisata seperti panorama dan pasar atas Bukittinggi serta tempat sejarah yang lainnya.

“Bapak Rektor Universitas Negeri Padang, Prof Ganefri Ph.d, juga menyatakan bahwa pemberian gelar Dr. (HC) kepada Dato Seri Anwar Ibrahim juga merupakan suatu upaya istimewa karena UNP sebelum ini juga pernah memberikan gelar Dr. (HC) kepada Presiden Wanita Indonesia yang pertama, Ibu Megawati Soekarnoputri yang juga merupakan Presiden Republik Indonesia yang ke lima,” katanya.

Dato Seri Anwar Ibrahim juga dijadualkan memberikan kuliah umum kepada lebih 5.000 mahasiswa dan siswi yang telah diundang hadir termasuk sekitar 200 mahasiswa Malaysia yang sedang kuliah di Sumatera Barat.

“Persiapan telah diatur dengan rapi untuk menyambut kedatangan Bapak Reformasi Malaysia ke Padang. Promotor utama gelar Dr. (HC) yang diberikan ini adalah Bapak Fahmi Idris, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Perindustrian Republik Indonesia yang berusaha membawa Dato Seri Anwar Ibrahim untuk tujuan mendekatkan lagi Minangkabau dan mengenalkan bakal Perdana Menteri Malaysia ke delapan itu dalam ilmu pendidikan politik,” katanya.

Selain Dato Seri Anwar Ibrahim dalam rombongan beliau juga direncanakan disertai oleh Menteri Besar Negeri Sembilan serta jajaran pimpinan negara beberapa vice-canselor atau rektor dari universitas di Malaysia dan mitra UNP, Malindo MBCC Asia. (IMC03)

Berita
October 26, 2018

Anwar Ibrahim to receive honorary doctorate from Padang State University

JAKARTA, Oct 24 (Bernama) — Parti Keadilan Rakyat (PKR) chairman Datuk Seri Anwar Ibrahim will receive the honorary doctorate ‘DR Honoris Causa’ (DR HC) from the Padang State University (UNP), the highest award offered by the university in Indonesia for icons in the field of political education.

Malaysian representative for the Western Sumatra Governor and UNP Prof Dato Seri Dr Alex Ong said the award ceremony will be held at UNP on Oct 29.

“The Dr HC award is being given in recognition of his (Anwar) excellence and to further enhance relations between Malaysia and West Sumatra, especially in the field of education as well as economic growth in western Sumatra,” he told Bernama.

He said Anwar was also scheduled to give a public lecture to more than 5,000 university students including 200 Malaysians in West Sumatra while in Padang.

Meanwhile, UNP Rector Prof Ganefri said the award was a UNP special recognition to Anwar, the first figure from outside Indonesia to receive it.

It was previously awarded to Indonesia’s first female president, Megawati Soekarnoputri.

Source : BERNAMA

Berita
July 4, 2018

Pangkalpinang, Molen – Sopian Unggul dari Hasil Perhitungan Suara Tiga Kecamatan

Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara dalam pilwako pangkalpinang telah dilakukan di Tiga Kecamatan yakni,  girimaya, pangkalbalam dan gabek.

Tersisa empat kecamatan yang sedang melakukan  rekapitulasi yakni,  gerunggang,  taman sari,  bukit intan dan rangkui. Dari ketiga kecamatan yang telah selesai melakukan perekapan,  pasangan molen-sopian dinyatakan unggul.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Kecamatan Gabek, mengatakan rekapitulasi baru selesai slang ini,  kemudian pasangan molen – sopian unggul di kecamatan gabek ,  dengan total 58 TPS yang tersebar di kelurahan air salemba dengan 1179 suara, gabek dua dengan 2544 suara,  gabek satu dengan 2063 suara, jerambah gantung dengan 1709 suara, selindung lama dengan 2003 suara dan  selindung baru dengan 1967 suara.

Sedangkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Kecamatan Pangkalbalam,  Amirudin mengatakan pasangan molen – sopian unggul di kecamatan pangkalbalam,  dengan total 46 TPS,  yang terdiri dari lima kelurahan yakni kelurahan ampui dengan 475 suara, ketapang dengan 1073 suara ,  lontong pancur 869 suara , rejosari dengan 868 suara dan pasir garam dengan 310 suara

Dan Ketua  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Kecamatan Girimaya, Nurhasan mengatakan pasangan molen – sopian unggul di kecamatan girimaya,  dengan total 40 TPS yang tersebar di kelurahan batu intan dengan 385 suara, pasar padi dengan 302 suara,  bukit besar dengan 1074 suara, semabung baru dengan 912 suara dan sriwijaya dengan 691 suara

Berikut Rincian perolehan di Ketiga Kecamatan tersebut,
(*) Kecamatan Girimaya :

No urut 1 ( Rinaldi – Sarjulianto) : 783 Suara.
No urut 2 (Saparudin -Edison)  : 1871  Suara
No urut 3 (Molen – Sopian)  : 3364  suara
No urut 4 ( Endang Kusumawati – Ismiryadi)  : 1081 suara.

Jumlah seluruh suara sah : 7089 suara.
Jumlah suara tidak sah : 271 suara.

(*) Kecamatan Pangkalbalam :

No urut 1 ( Rinaldi – Sarjulianto) : 741 Suara.
No urut 2 (Saparudin -Edison)  : 2553 Suara
No urut 3 (Molen – Sopian)  : 3378  suara
No urut 4 ( Endang Kusumawati – Ismiryadi)  : 1627 suara.

Jumlah seluruh suara sah : 8506 suara.
Jumlah suara tidak sah : 269 suara.

(*) Kecamatan Gabek :

No urut 1 ( Rinaldi – Sarjulianto) : 1037 Suara.
No urut 2 (Saparudin -Edison)  : 3992 Suara
No urut 3 (Molen – Sopian)  : 4266 suara
No urut 4 ( Endang Kusumawati – Ismiryadi)  : 1766 suara.

Jumlah seluruh suara sah : 11.061 suara.
Jumlah suara tidak sah : 404 suara.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Molen – Sopian Unggul dari Hasil Perhitungan Suara Tiga Kecamatan, http://bangka.tribunnews.com/2018/06/30/molen-sopian-unggul-dari-hasil-perhitungan-suara-tiga-kecamatan.
Penulis: Yudha Palistian
Editor: Evan

Berita
July 4, 2018

Pemilihan Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti Kalahkan Inkumben

Hasil perhitungan cepat pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Bengkulu, calon incumben Sultan Bakhtiar Najamudin hanya mampu meraup suara sebanyak 43,25 persen. Kalah dari calon gubernur Ridwan Mukti yang memperoleh suara 56,75 persen.

Hal tersebut berdasarkan hasil rilis perhitungan sementara lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hssil hitung cepat yang memenangkan Ridwan Mukti itu berdasarkan perhitungan sementara dari 74 persen suara yang masuk, dengan margin error -+1,77 persen dan tingkat partisipasi 69,79 persen.

Dari hasil hitung cepat ini, Ridwan Mukti mengucapkan rasa syukur. “Quick count adalah hasil sementara, masyarakat diharap bersabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU,” kata Ridwan dalam keterangan persnya, Rabu 9 Desember 2015.

Mantan Bupati Musi Rawas Sumatera Selatan ini mengharapkan, apa pun hasil pilkada, tidak ada lagi pengkotakan. Masyarakat Bengkulu, kata dia, harus bersatu untuk mengejar ketertinggalan selama dan menjadi provinsi setara dengan daerah lain.

“Saya Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah akan bekerja keras membangun provinsi Bengkulu dan siap mewakafkan diri untuk Bengkulu,” ujarnya.

Sementara itu di kediaman pribadi Ridwan Mukti, berbagai pihak mulai berdatangan untuk mengucapkan selamat, termasuk mantan gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah.

“Mudah-mudahan hasil dari KPU tidak jauh dengan hasil (quick qount) ini, meski masih tersisa 20 persen dan gubernur yang baru dapat melanjutkan pembangunan selama ini,” kata Junaidi Hamsyah saat di temui di kediaman Ridwan Mukti.

Suasana berbeda tampak di kediaman Sultan. Tidak terlihat Sultan yang dapat memberikan keterangan terhadap hasil perolehan sementara.

Seperti diketahui pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bengkulu 2015 terdapat dua pasangan yang bertarung yakni Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah (diusung PAN, Gerindra, Hanura, PKB, PKPI, Nasdem, Golkar dan PPP) melawan petahana Sultan Bakhtiar Najamudin-Mujiono (diusung PDIP dan Demokrat).

Sumber Berita : Tempo.co

Berita
July 4, 2018

Hasil Survei Independen, Koster-Ace Unggul di Pilgub Bali

KLUNGKUNG – Kegiatan Banteng Musik Milenial di Banjar Pande Galiran, Desa Galiran, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung berhasil menyedot ribuan warga yang datang dari berbagai tempat di Gumi Serobotan.

Acara hiburan rakyat yang menampilkan sejumlah penyanyi pop Bali ini dihadiri langsung Calon Gubernur-Wakil Gubernur Nomor Urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace) dan Calon Bupati-Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Bagus Oka–I Ketut Mandia (BAGIA).

Wayan Koster mengungkapkan, berdasarkan dua kali survei yang dilakukan oleh dua lembaga survei independen, Koster-Ace berada di posisi teratas dengan mengguli pesaingnya IB Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) dengan perolehan suara 65 persen di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Salah satunya dari lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting. Kalau Pilgub hari ini, astungkara tiyang sareng Pak Cok Ace menang dengan perolehan suara 65 persen, dan menang di delapan kabupaten,” ungkapnya disambut tepuk tangan yang hadir.

Khusus untuk kemenangan di Kabupaten Klungkung yang awalnya cukup berat, menurut Koster tak lepas dari peran sang istri, Putri Suastini Koster yang terlibat aktif turun ke tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan ‘ngejuk kucit’.

“Amen tiyang menang driki dan BAGIA terpilih jadi bupati, itu ulian kucit. Ternyata lomba ngejuk kucit sangat digemari ibu-ibu. Karena sangat menghibur. Kucit itu simbol ekonomi kerakyatan. Karena ikut juga menggerakan ekonomi kerakyatan,” terangnya sembari berseloroh dan disambut gelak tawa hadirin.

Tak lupa pula, Koster mengucapkan terima kasih terhadap dukungan yang diberikan kepada Koster-Ace dan BAGIA. “Suksma sampun nyarengin titiyang. Astungkara tiyang sareng BAGIA setelah terpilih akan langsung membangun apa yang dibutuhkan masyarakat Klungkung,” tegasnya.

Selain dihibur penyanyi pop Bali seperti Ray Peni dan grup musik Matan Ai, warga juga dihibur dengan persembahan pembacaan puisi oleh Ny. Putri Suastini Koster yang akrab disapa Bunda Putri. Dalam kesempatan itu, Bunda Putri yang pada era 90-an terkenal sebagai artis pemeran utama serial drama klasik modern TVRI mempersembahkan puisi mantra berjudul ‘Sampian Emas’.

Hiburan rakyat yang lebih banyak menampilkan pemusik asal Klungkung itu berhasil menghibur masyarakat. Terbukti hingga acara selesai, warga belum juga beranjak dari tempat duduknya masing-masing. Koster-Ace dan BAGIA pun berbaur dan bergembira bersama warga. Bahkan mereka tanpa canggung berjoget ria bersama warga yang hadir dalam kegiatan yang sengaja dikemas secara sederhana tersebut.

Sumber Berita : https://news.okezone.com/read/2018/06/04/340/1906081/hasil-survei-independen-koster-ace-unggul-di-pilgub-bali

Berita
July 4, 2018

Paslon Aswari-Irwansyah Akui Kemenangan Herman Deru di Pilgub Sumsel

MONITOR, Palembang – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Pilkada Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 nomor urut 2, Aswari Rifai – M Irwansyah secara tegas mengakui kemenangan Herman Deru-Mawardi Yahya yang dinyatakan unggul oleh hitung repat tau quick count sejumlah lembaga survei, Aswari juga menyatakan legowo dengan hasil suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018.

Menurut Aswari dikutip dari laman fornews.co, sebagai orang yang berjiwa besar, dari awal paslon nomor 2 sangat menghormati karena pilkada berjalan dengan santun tanpa ada kericuhan.

“Ketika dinyatakan keunggulan 4% untuk paslon nomor urut 1 baik itu dalam quick countmaupun segala macam, kita nyatakan kita dukung paslon 1 untuk jadi gubernur sumsel. Selama datang gubernur Sumsel pak Herman Deru,” katanya di Kantor DPD Partai Gerindra Sumsel, Rabu (04/07).

Dari awal, lanjut Aswari pihaknya sudah melihat bahwa paslon nomor urut 1 lebih unggul. Memang ada pesaing dari paslon nomor urut 4, tapi istilahnya belum total unggul pada waktu itu. Pihaknya juga melihat kondisi di lapangan, paslon nomor urut 1 itu mengakar dan diterima oleh masyarakat langsung.

“Saya mendukung yang menang dan selesai. Pasangan nomor urut 1 dengan selisih suara sekitar 4% itu luar biasa, bukan sesuatu yang kecil.  Ini sudah kita dukung, paslon nomor urut 2 tidak mengajukan keberatan, karena kita melihat secara fair dan wajar,” tegasnya.

Saat ditanya tentang potensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) terhadap hasil Pilgub Sumsel, Aswari mengaku psimis. Pasalnya, menurut Aswari Pilkada Sumsel sudah berjalan kondusif. Untuk itu dirinya meminta kepada para calon khususnya nomor 4 untuk mengakui keunggulan Herman Deru-Mawardi Yahya terlebih Sumatera Selatan dalam waktu dekat akan bersiap menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Rating dari awal itu, paslon nomor 1 memang lebih tinggi, nomor 2 tidak bisa menyusul, nomor 3 dibawah nomor 1 dan nomor 4 pun seperti itu. Nah kita harus akui dan legowo. Kalau mau bicara kecurangan, apa semua tidak ada yang curang, semuanya berjuang untuk menang. Sekarang kita harus menjaga, mengapa saya bilang legowo, karena sebentar lagi Sumsel ada even besar Internasional Asian Games,” jelasnya.

Berita
July 4, 2018

Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa Unggul Sementara di Pilkada Padang

PADANG – Hasil hitung cepat (quick count) pada Pilkada Kota Padang, Sumatera Barat diungguli pasangan nomor urut 2 Mahyeldi Ansharullah dan Hendri Septa dengan perolehan suara 62,5 persen, sedangkan pasangan nomor urut 1 Emzalmi-Desri Ayunda 37,5 persen. Hitung cepat dilakukan DPD PKS berdasarkan form C1.

Menurut Mahyeldi, penghitungan suara tersebut telah mencapai 97 persen dari seluruh TPS yang ada di Kota Padang, kalaupun terjadi perubahan suara jumlah persentasenya tidak begitu drastis. “Kita telah menyebar saksi di 1.600 TPS yang ada di Kota Padang. Selain itu, tim relawan juga memantau jalannya perolehan suara di TPS,” ujar Mahyeldi, Rabu (27/6/2018).

“Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota Padang yang telah berpartisipasi untuk menyuarakan hak suaranya, namun begitu kita harus menunggu hasil dari KPU Kota Padang. Selain itu, tingkat partisipasi masyarakat belum memenuhi target KPU Kota Padang yang menetapkan 70 persen partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara berdasarkan jumlah pemilih tetap, menurut DPD PKS ada 535.265 pemilih, dan yang telah menggunakan hak pilihnya 318.801 orang, sedangkan surat suara tidak sah ada 2.919 buah.

Mahyeldi pun meminta seluruh tim pemenangan untuk tidak berbangga diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Kota Padang. “Sekarang tidak ada lagi Mahyeldi atau Emzalmi kita harus membenahi Kota Padang kedepannya secara bersama-sama,” pungkasnya.

Pasangan Mahyeldi dan Desri Ayunda sendiri didukung dua partai, Partai Keadilan Sejahterah (PKS) dan Partai Amanah Nasional (PAN). Sementara pasangan Emzalmi-Desri Ayunda didukung Partai Golkar, NasDem, PDIP, Gerindra, Demokrat, Hanura, PKB, PPP, PBB dan Perindo.

Sumber : https://news.okezone.com/

Berita
  • 1
  • 2